Saya sangat menyukai frasa membekukan kenangan yang saya temukan dalam sebuah novel dalam negeri, namun saya lupa apa judulnya. Sebagai seseorang yang cukup bisa dikatakan pelupa, saya menyukai ide ini. Bekuan kenangan ini dapat berupa apapun. Mungkin foto, video, cerita, atau sekedar 2 atau 3 kalimat.
Mungkin sebagian orang berpikir tidak akan ada banyak hal yang bisa diabadikan dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas monoton yang terus diulang terkadang memberikan kesan membosankan. Kenyataannya, tidak pernah ada hari yang sama persis satu dengan yang lainnya. Ini hanya mengenai perspektif dan sudut pandang. Karena penampakan suatu benda, jika kamu bergeser sedikit saja, akan memberikan efek yang berbeda.
Isn't it the beauty of living?
February 9, 2016
December 8, 2015
pergantian tanggal
tidak banyak yang mampu aku katakan.
aku.. sedang jatuh cinta. tidak tahu terhadap apa tepatnya hati ini menjatuhkan perasaannya. namun memang ada yang berdesir di dalam sana setiap kali pikiran itu melintas.
atau mungkin hanya jantungku yang mengalami gangguan kesehatan? kuharap tidak.
debaran yang secara tiba-tiba berubah tidak konstan, aku benar-benar tidak mengerti apa yang sesungguhnya sedang terjadi. bahkan terhadap hal kecil. detak tersebut terlalu kuat hingga aku butuh batuk untuk menyeimbanginya.
ini apa?
and actually, i think, i am just in love with languages. i really want to master some of it. english, spanish, italian, arabian, chinese, japanese, french, and many more. there are some sexiness in mastering those languages. at least, that's what i think. i am fascinated by the way other language is talked. there's an art in it. and i want to be able to talk the same way.
November 3, 2015
to create
Apa yang disampaikan dari hati, akan sampai ke hati.
Saya mempercayai hal di atas. Karena apapun yang kamu buat, kamu katakan, kamu tuliskan, akan memiliki nyawa sebesar energi yang kamu alirkan ke dalamnya. Percayai apa yang kamu sampaikan dan pada akhirnya semua orang pun akan mempercayainya.
October 20, 2015
Smile
Satu hal yang selalu menarik hati saya dari seseorang adalah SENYUMAN mereka.
Bagi sebagian orang, mungkin wajah, mungkin gaya berpakaian orang tersebut, mungkin cara mereka berbicara dan membawa diri, atau mungkin salah satu bagian dari tubuh seseorang. Untuk saya, hal itu adalah senyuman dan setiap hal yang bersembunyi di balik senyum tersebut.
Saya menyukai kisah. Mendengarkan cerita, mengetahui seseorang mempercayakan sebagian kecil dari dirinya kepada saya, memperhatikan perubahan air muka seseorang meskipun hanya sekilas, semua adalah kenikmatan tersendiri bagi saya. Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa saya menikmati sekedar duduk-duduk sendiri di suatu kafe tertentu atau lokasi tertentu untuk waktu yang kadang terhitung lama.
Dan saya selalu jatuh cinta pada kebahagiaan. Senyum, tawa, gestur seseorang, bagaimana orang-orang saling berinteraksi menunjukkan perasaan mereka kepada satu sama lain.
Dengan melihat senyum seseorang, saya merasa mengenal orang itu. Meskipun tidak setiap senyum menunjukkan hal yang mudah ditebak, namun saya selalu tertarik. Saya penasaran dengan kisah-kisah yang tersembunyi. Saya senang menebak-nebak apa yang ada dalam pikiran seseorang. Dan saya merasa dekat hanya dengan mempelajari senyum seseorang.
Karena, menurut saya, senyum ibarat jalan yang mampu menuntunmu ke suatu tempat yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Terkadang berujung kepada suatu hal yang menyenangkan, terkadang terlalu kelam dan mencekam hingga membuatmu tidak bisa bernafas. Namun, inti dari segalanya adalah saya bisa mengetahui sesuatu.
Dan itu pun cukup.
Bagi sebagian orang, mungkin wajah, mungkin gaya berpakaian orang tersebut, mungkin cara mereka berbicara dan membawa diri, atau mungkin salah satu bagian dari tubuh seseorang. Untuk saya, hal itu adalah senyuman dan setiap hal yang bersembunyi di balik senyum tersebut.
Saya menyukai kisah. Mendengarkan cerita, mengetahui seseorang mempercayakan sebagian kecil dari dirinya kepada saya, memperhatikan perubahan air muka seseorang meskipun hanya sekilas, semua adalah kenikmatan tersendiri bagi saya. Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa saya menikmati sekedar duduk-duduk sendiri di suatu kafe tertentu atau lokasi tertentu untuk waktu yang kadang terhitung lama.
Dan saya selalu jatuh cinta pada kebahagiaan. Senyum, tawa, gestur seseorang, bagaimana orang-orang saling berinteraksi menunjukkan perasaan mereka kepada satu sama lain.
Dengan melihat senyum seseorang, saya merasa mengenal orang itu. Meskipun tidak setiap senyum menunjukkan hal yang mudah ditebak, namun saya selalu tertarik. Saya penasaran dengan kisah-kisah yang tersembunyi. Saya senang menebak-nebak apa yang ada dalam pikiran seseorang. Dan saya merasa dekat hanya dengan mempelajari senyum seseorang.
Karena, menurut saya, senyum ibarat jalan yang mampu menuntunmu ke suatu tempat yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Terkadang berujung kepada suatu hal yang menyenangkan, terkadang terlalu kelam dan mencekam hingga membuatmu tidak bisa bernafas. Namun, inti dari segalanya adalah saya bisa mengetahui sesuatu.
Dan itu pun cukup.
October 7, 2015
BAHAGIA
Akhir-akhir ini, kata ini begitu sering muncul menjadi pusat perbincangan. Mungkin karena ini bulan September September Ceria? Atau kenyataan bahwa sejak tanggal 23 September lalu hingga akhir tahun akan tepat 100 hari. Atau mungkin realita saat ini yang seakan menghisap semua kesenangan hingga manusia perlu untuk saling diingatkan untuk berbahagia?
Mungkin.
Sudut pandangku melihat dan selalu melihat bahwa inilah hidup. Hidup akan selalu menerbangkanmu tinggi di atas awan dan menguburmu dalam tanah secara bersamaan. Setiap kejadian tidak akan bisa dihindari. Semua, bahkan hingga bagian terkecil, harus dihadapi. Namun, apakah mereka harus menjadi penghalang bagi kebahagiaan?
Tidak.
Berbahagia ada di hati dan pikiran masing-masing manusia.
Satu-satunya yang mampu menghalangi bahagia hanya kamu dan dirimu sendiri.
Mungkin.
Sudut pandangku melihat
Tidak.
Berbahagia ada di hati dan pikiran masing-masing manusia.
Satu-satunya yang mampu menghalangi bahagia hanya kamu dan dirimu sendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)