April 9, 2017

[99] fluctuate

"You can get mad at me. You can hit me as hard as you want. You can yell at me. But please remember one thing, don't ever ignore me. It hurts." -him-
I don't know what happened with these past few weeks (or months?). I turned into this sensitive jerk who easily got angry when nobody's around or when I was in front of some really close people.
"Sweetheart, let's try to control it better. Try to calm yourself down whenever you feel like getting angry. It never does you any good, doesn't it? Another thing, don't vent your anger to things around you. Maybe it's just your doll or headset for now, but we never know what would happen in the future. It could be me that you break." -him-
Yeah. I realize it already, from when I was angry to be exact. I didn't even want to get angry. I know that I was just hurting myself doing so. But, you know, sometimes you just wanted people to know. You just wanted people to understand and to feel the same anger that you had. And..... it's totally wrong.

Let's be calm and be more patient.
Bismillah..

February 20, 2017

obat

Pada akhirnya, saya memutuskan untuk bekerja. Sudah berjalan sekitar 3 minggu semenjak hari pertama saya bekerja. Lingkungan saya bekerja bukanlah lingkungan yang asing, malah telah menjadi bagian dari kehidupan saya selama satu setengah tahun terakhir. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang di dalamnya. Namun, untuk bisa perform dengan baik? There are still A LOT of things to work on.

Saya banyak belajar. Bagaimana untuk bangun pagi (obviously). Bagaimana untuk bisa menjaga mood saya dengan baik sepanjang hari. Bagaimana menjadi pendengar yang baik dan menjadi seseorang yang bisa dipercaya untuk bisa didengar. Bagaimana memahami orang lain dan membantu mereka menghadapi dan mengurai kegugupan mereka. Bagaimana memberikan diri saya untuk orang lain dan berhenti mengeluh.

Namun, kau tahu. Manusia.

Kamu akan tetap membutuhkan tempat untuk tumpah. Setelah seharian kamu ada untuk orang lain, kamu ingin menutup harimu dengan orang yang ada untukmu, bukan begitu?

Jadilah kebutuhan saya untuk bertemu meningkat. Setidaknya sekedar mendengar suaranya. Saya bukan orang yang pandai untuk bercerita. Pada akhirnya, ketika kami bertemu pun saya tidak menceritakan apapun. Saya hanya bersandar. Dan lagi-lagi menjadi pendengar yang baik. Namun, karena itu dia, semua menjadi berbeda. Meskipun saya hanya mendengarkan, lelah saya bisa terkikis. Walaupun terkadang dia berkeluh kesah mencari pegangan, saya harus ada untuk orang lain, tapi karena itu dia, saya tidak lelah. Yah, meskipun perlu saya akui terkadang saya lelah dengan gurauannya yang "sangat lucu".

Terima kasih untuk kehadirannya.
Terima kasih untuk "saling"nya.

January 4, 2017

[3] routine

there are so many theories scattered everywhere talking about how to shape a new habit or how to get rid of your bad habit and replace it with a better one or stuff like that. from what i know, they're talking about frequency. the more you do it daily or in a designated timetable, the more they'll stick as a habit.

but, seriously, i don't buy them.

in the end, it's about your will and how strong it is. if you're not doing it wholeheartedly, you will never get anything. that strong desire from deep inside your heart, that will make you always move forward, always do something for it, and fight every obstacle along the way. You will even fight yourself if it's necessary.

that.

that is what you need.



sorry for the late post. i was supposed to post on jan 3rd but i was late.
and thank you for the last 4 months together, with all the ups and downs, the talks and silences, the laughs and tears, the hugs, the love :)) 

January 2, 2017

[2] the list

Untuk tahun 2017 ini, saya hanya ingin berusaha menjadi seseorang yang lebih baik. Sabar, sebelum kalian menimpuki saya dan berteriak "Basi!!", saya ingin mencoba menjelaskan. Saya tidak sedang berusaha membuat target dengan bahasa ambigu di sini agar saya bisa seenaknya mengakui target ini tercapai di akhir tahun.

Saya akan berusaha lebih memperhatikan hal-hal detail yang terkadang dianggap remeh. Saya ingin memulai semuanya dari rutinitas saya sehari-hari. Saya ingin merapikan rutinitas saya. Terutama, jam sholat, jam tidur, jam bangun, dan jam olahraga. Saya juga akan mencoba menjaga makan saya mengingat sesungguhnya saya punya keturunan asam urat, darah tinggi, kanker payudara, dan diabetes. Rasanya saya harus hidup lebih sehat.

Minum air putih lebih banyak.
Membaca lebih banyak ragam.
Menulis lebih rajin.
Mencari tahu lebih banyak.
Heran dan bertanya lebih sering.


Mari mulai dan terus memantau.

Percayalah, ketika kamu tulis target dan mimpimu, kamu akan memiliki doa yang lebih kuat dan kerja yang lebih keras dan semesta yang turut mendukung selama prosesmu menuju ke sana.

January 1, 2017

[1] start anew

mereka bilang, mereka merangkak menuju garis pergantian. yang lain, berlari hingga kehabisan nafas. sebagian lain lebih memilih berjalan santai sambil sesekali melompat riang. tak sedikit juga yang tersandung di tengah jalan, terjatuh mencium bumi, dan kehabisan kesempatan untuk bangkit kembali.
sedangkan saya?

rasanya saya hanya sekedar berjalan, lambat, kemudian sedikit jogging, dan berakhir dengan tidur panjang.

melangkahi garis pergantian kali ini, saya perlu bangun, bangkit, dan mulai berjalan cepat. saya harus menempuh jarak yang jauh demi mimpi yang sudah saya tanamkan benihnya dalam otak. saya butuh air keringat untuk menyirami mimpi itu. saya butuh pupuk demi menjaga nutrisinya agar mimpi tersebut tumbuh besar. dan saya perlu menjaganya dari tanaman-tanaman pengganggu yang dapat menghambat proses tersebut.


tahun ini adalah tahun sprint sepanjang tahun.




P.S.
Mo: minggu depan tuker kado yuk!
Jo: wuh, dalam rangka apa?
Mo: gak tau, seru aja kayaknya taun baruan terus tuker kado gitu
Jo: (grinning) ayok!

P.S.
one post per day for a year😤