August 20, 2013

blackbox

Saat waktu kembali melambat di sekitar kita. Terlalu lambat atau justru malah sedang lari sprint sudah tidak terasa lagi perbedaannya. Apa bedanya? Apa artinya?
Ketika setiap kata yang telah dirangkai berhenti di ujung lidah dan hanya sesal yang tertinggal saat kalimat tersebut kembali tertelan. Rasanya ingin membenci diri sendiri. Apa kelebihan diri ini saat bicara saja tidak mampu? Apa artinya keberadaanku yang tidak satu orang pun menyadarinya?

Sewaktu ketidakmengertian akibat ketiadaan komunikasi berubah menjadi masalah yang berarti. Lagi-lagi hanya sesal. Culun. Bodoh. Tolol.

Tawa yang lebih kepada menyindir akhirnya keluar. Mengambil alih udara, memenuhi pendengaran, memecahkan gendang telinga. Cukup kalian mengingatkanku. Aku sudah terlalu ingat.


Terima kasih.



opening up old stuff.

No comments:

Post a Comment