This is basically a Javanese saying.
Hidup itu menyala-nyala.Kalau ditanya arti yang sesungguhnya, mungkin saya tidak bisa benar-benar menjelaskan karena meskipun saya keturunan Jawa, kemampuan Bahasa Jawa saya rendah.
Namun, kalau boleh saya menawarkan hasil pemikiran pribadi saya dari mendengar beberapa penjelasan orang lain, hidup itu memang harus menyala-nyala.
Saya melihat kalimat ini dari dua sisi.
Yang pertama,
bagaikan lilin dengan apinya yang menyala-nyala, ia mampu menyinari sekitarnya dengan nyala api tersebut. Ia bisa memberikan kehangatan untuk mereka yang mendekat.
Yang kedua,
agar hidup itu ya menyala-nyala. Tidak dibiarkan datar bagai rutinitas yang membosankan. Bukan hidup hanya sekedar bernafas, namun benar-benar menghidupi hidup tersebut.
Karena pada akhirnya, hal termudah yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan rasa syukur kita atas hidup ini adalah dengan memaksimalkan yang sudah ditawarkan oleh hidup kepada kita.
Sebaik yang kita bisa.
No comments:
Post a Comment